Dari Plafon hingga Fasad, Ini Material yang Perlu Disiapkan dalam Satu Proyek

  • Home
  • /
  • Lainnya
  • /
  • Dari Plafon hingga Fasad, Ini Material yang Perlu Disiapkan dalam Satu Proyek

Dalam sebuah proyek bangunan, kebutuhan material biasanya tidak berhenti pada satu jenis produk. Saat mengerjakan plafon, misalnya dibutuhkan lebihdari sekedar papan gypsum. Begitu masuk ke area dinding, detail interior, hingga bagian fasad, jenis material yang digunakan pun semakin beragam.

Karena itu, menyiapkan kebutuhan material sejak awal dapat membantu pekerjaan proyek berjalan lebih terarah. Terlebih untuk toko material, aplikator, kontraktor, maupun pemilik proyek yang membutuhkan beberapa jenis produk sekaligus.

Mulai dari gypsum, rangka, casting, woodplank, hingga papan rbshera, setiap material memiliki area penggunaan yang berbeda dan dapat saling melengkapi.

1. Gypsum untuk Area Plafon dan Interior

Untuk pekerjaan plafon, gypsum menjadi salah satu material yang paling sering digunakan. Namun, kebutuhan gypsum dapat berbeda sesuai kondisi ruangan.

Area interior biasa dapat menggunakan gypsum standar, sedangkan ruangan dengan tingkat kelembapan lebih tinggi membutuhkan pilihan gypsum yang sesuai. Untuk area tertentu yang membutuhkan perlindungan terhadap panas atau api, tersedia pula gypsum dengan karakteristik fire resistant.

Selain papan gypsum, pekerjaan plafon juga membutuhkan material pendukung seperti hollow, metal stud, metal track, compound, sekrup, dan aksesoris pemasangan lainnya.

Artinya, ketika menghitung kebutuhan plafon, jangan hanya memasukkan jumlah papan gypsum. Material pendukung juga perlu dipersiapkan agar proses pemasangan tidak terhambat.

2. Casting untuk Detail dan Aksen Interior

Setelah bagian plafon selesai, kebutuhan proyek biar berlanjut ke elemen dekoratif.

Casting dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan detail pada interior, seperti lis, ornamen, maupun elemen dekratif lainnya. Material ini dapat membantu memberikan karakter berbeda pada ruangan tanpa harus mengubah keseluruhan desain.

Untuk proyek yang mengutamakan tampilan interior, casting juga sering menjadi bagian dari tahap finishing yang perlu diperhitungkan sejak awal.

Jadi, jika proyek menggunakan desain plafon dekoratif atau membutuhkan detail tertentu, kebutuhan casting sebaiknya sudah masuk dalam daftar material sejak tahap perencanaan.

3. Rangka dan Aksesoris Jangan Sampai Terlewat

Salah satu hal yang sering luput ketika membuat daftar belanja material adalah komponen pendukung.

Papan gypsum tidak dapat dipasang begitu saja tanpa sistem rangka dan aksesoris yang sesuai. Karena itu, kebutuhan seperti hollow, metal stud, metal track, compound, corner bead, sekrup, dan aksesoris lainnya perlu dihitung berdasarkan desain serta metode pemasangan.

Kelengkapan material pendukung juga berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Jangan sampai papan sudah tersedia, tetapi pekerjaan harus tertunda karena satu komponen kecil belum ada.

4. Woodplank untuk Tampilan Eksterior

Beranjak ke bagian luar bangunan, kebutuhan material tentu berbeda.

Untuk area fasad atau elemen eksteiror tertentu, woodplank dapat digunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih berkarakter. Material ini dapat diaplikasikan pada bagian bangunan yang ingin mendapatkan kesan seperti tekstur kayu sekaligus memberikan variasi visual pada fasad.

Penggunaan woodplank juga memungkinkan desain eksterior tidak terlihat monoton karena dapat dikombinasikan dengan material lain pada bidang tertentu.

Misalnya, sebagian dinding menggunakan finishing cat, sementara area lainnya menggunakan woodplank sebagai aksen.

5. RBShera untuk Berbagai Kebutuhan Bangunan

Selain gypsum dan woodplank, proyek tertentu juga membutuhkan RBShera untuk aplikasi yang membutuhkan material papan dengan karakteristik berbeda.

Produk seperti RoyalBoard RBShera, Floor RBShera, maupun Plank Bavel RB dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan aplikasi proyek.

Dengan pilihan material yang lebih beragam, kebutuhan proyek tidak harus dipenuhi dengan satu jenis papan saja. Pemilihan dapat disesuaikan dengan area penggunaan dan konsep bangunan.

6. Satu Proyek Bisa Membutuhkan Banyak Material

Jika diperhatikan, satu proyek saja dapat membutuhkan berbagai kelompok material:

Area plafon:
Gypsum + rangka + compound + sekrup + aksesoris

Area Interior:
Gypsum + casting + material pendukung lainnya

Area tertentu yang membutuhkan papan khusus:
RBShera + produk pendukung sesuai aplikasi

Inilah alasan mengapa perencanaan material sebaiknya tidak dilakukan secara terpisah-pisah.

Lebih Praktis Jika Kebutuhan Bisa Dipersiapkan Sekaligus

Bagi kontraktor, aplikator, maupun toko material, mencari setiap produk ke tempat yang berbeda tentu dapat menambah waktu dan proses koordinasi.

Memiliki distributor yang menyediakan berbagai kebutuhan seperti gypsum, casting, woodplank, RBShera, rangka, compound, hingga aksesoris gypsum dapat membuat proses pengadaan menjadi lebih praktis.

Selain membutuhkan pencarian produk, kebutuhan material untuk satu proyek juga dapat direncanakan dengan lebih terarah.

Jangan Hanya Hitung Material Utama

Dalam menyiapkan kebutuhan proyek, material utama memang menjadi prioritas. Namun, material pendukung justru tidak boleh dilupakan. Gypsum membutuhkan kebutuhan pemasangan dan finishing. Woodplank juga membutuhkan komponen pendukung sesuai aplikasinya. Begitu pula dengan berbagai produk RBShera.

Karena itu, sebelum melakukan pemesanan, buat daftar kebutuhan berdasarkan area pekerjaan, bukan hanya berdasarkan nama produk.

Dengan begitu, kebutuhan dari plafon, interior, hingga fasad dapat dipersiapkan lebih lengkap sejak awal dan pekerjaan proyek pun dapat berjalan lebih terorganisir.

    Gratis Konsultasi

    Memiliki pertanyaan seputar produk kami? Jangan sungkan untuk menghubungi kami!

    Mari Terhubung!