Mengetahui jenis material bahan bangunan merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam sebauh bangunan. Karena jenis material bangunan tentunya akan menentukan kualitas hasil akhir dari bangunan tersebut, bangunan dengan tembok yang mudah retak mungkin bisa jadi karena jenis material yang di gunakan kurang memiliki kualitas yang bagus. Nah dalam artikel ini kita akan mengulas kelebihan dan kekuarangan dari plester gypsum. Plester merupakan sebuah finising yang digunakan pada bangunan terutama pada tembok rumah. Dengan memberikan plesteran permukaan tembok yang kasar bisa menjadi halus dan memberikan kesan yang lebih rapih.
Melakukan plesteran pada dinding rumah memberikan kesan indah selain itu bisa juga melindungi batu bata dari angin dan hujan. Ada banyak bahan-bahan plesteran yang beredar di pasaran. Mulai dari plester kapur, plester tanah liat, plester lumpur, plaster semen dan plester gypsum. Tentunya dari berbagai plester tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Bahan plester yang paling popular adalah jenis plaster semen, jenis plester ini sudah menjadi andalan sejak dari dulu. Namun pada perkembangan saat ini jenis plester gypsum juga sudah mulai banyak yang menggunakan dan bisa menggantikan pleser semen dan kapur. Untuk lebih jelas nya kita bahas lebih dalam di artikel ini mengenai plester gypsum untuk bangunan rumah.
Apa Itu Plester Gypsum?

Plester gypsum merupakan material gypsum yang digunakan untuk bahan pengikat. Material ini adalah penyemenan putih yang dibuat dengan dehidrasi mineral gypsum sebagaian atau seluruhnya. Jika bubuk gypsum dicampurakan dengan air maka akan mengeras. Bahan ini bisa gunakan pada permukaan bata, balok dan beton untuk membuat permukaan yang halus. Cara menggunakan plester ini sangat lah mudah. Kamu hanya menambahkan air sesuai dengan kadar yang di butuhkan, pleser gypsum bisa memberikan sifat akustik dan termal yang baik dan bisa membuat permukaan dinding lebih halus dan rata.
Tentunya dengan permukaan yang rata dan halus akan membuat tampilan interior pada rumah semakin indah, kamu bisa menambahkan cat yang berkualitas tinggi dan pelapis dinding lain. Plester gypsum juga bisa di terapkan pada permukaan tembok yang kasar maupun halus.
Penyimpanan Bahan Plester Gipsum
Untuk meletakan atau menyimpan plester gypsum, hindari menyimpan di permukaan atau tempat yang mudah lembab, karna itu bisa membuat kekuatan plester gypsum berkurang. Kamu bisa membungkus nya dengan kantong plastik dan taruh di tempat yang kering . pada umumnya plester gypsum bisa bertahan 3-4 bulan sejak tanggal pembuatannya. Namun jika kamu bisa menyimpannya dengan baik di tempat dengan suhu dan kelembaban yang sesuai, umur simpan gypsum bisa sampai 6 bulan atau lebih. Jadi hal ini sangat penting untuk bisa memakainnya di kemudian hari jika di butuhkan.
Kelebihan Plester Gypsum
Sebagai plester pada bangunan, berikut adalah kelebihan yang dimiliki oleh plester gypsum ketika kita menggunakan nya untuk bahan bangunan rumah.
- Proses pemasangan nya sangat cepat sehingga bisa menghemat waktu dan pengerjaan proyek pembangunan lebih cepat dan efisien.
- Karena pengerjaan nya yang cepat tentunya dalam proses pengeluaran biaya pembangunan untuk tukang lebih hemat.
- Sangat mudah di gunakan untuk hasil akhir yang bagus.
- Pada plester gypsum tidak diperlukan proses curing yang bisa menghemat air dan waktu pada bangunan
- Bahan Gypsum menunjukkan sifat ikatan. Oleh Karenanya hanya butuh satu lapisan untuk plafon, dinding bata-bata internal, blok AAC dan kolom beton sudah cukup.
- Menggunakan plester gypsum akan membuat ruangan tampak terasa lebih indah dan bersih karena warnanya putih dan bersih.
- Bisa diterapkan pada bentuk yang berbeda untuk keperluan dekorasi.
- Karena plester gypsum bisa memberikan hasil akhir yang halus dan rata bisa menerima semua jenis cat.
- Bisa memperoleh berbagai permukaan dan kekerasan terksture pada tembok
- Jenis plester gypsum tidak terpengaruh oleh serangan serangga dan bisa menghindari pertumbuhan jamur.
Kekurangan Plester Gypsum
Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang akan didapatkan jika menggunakan material plester gypsum:
- Pada ketebalan yang sama. Jenis plester gypsum ini ternyata lebih mahal daripada plester semen. Namun di daerah-daerah yang sulit memperoleh semen, jenis plester gypsum ini akan lebih ekonomis.
- Jenis plester gypsum tidak di sarankan untuk penggunaan luar ruangan karena akan mudah terkena cipratan air dan kelembapan. Dan area-area yang terus menerus lembab karena bisa mengurangi kekuatan plester gypsum. Namun kamu bisa mengakalinya dengan memberikan cat berkualitas seperti no drop atau aquaprof, namun justru itu akan menambah biaya pembangunan.
Itulah kelebihan dan kekurangan material plaster gypsum, semoga bisa bermanfaat untuk kamu yang akan membangun rumah impian, sampai bertemu di artikel selanjutnya.


